Tim peneliti dari University of Queensland Australia menemukan bahwa kondisi tidur lalat sama seperti manusia, namun memiliki tingkat intensitas yang berbeda.
Seperti diketahui, tidur manusia terdiri dari dua tahap. Pertama tahap rapid eye movement (REM) atau gerak mata cepat. Ditahap ini biasa disebut tidur ringan dan biasa terjadi mimpi. Kedua adalah tahap non REM atau disebut tidur nyenyak. DetikCOM
Penelitian yang dipimpin oleh Dr Bart van Alphen, bertujuan untuk mengukur intensitas tidur pada lalat dengan merekam aktivitas otak dan respon terhadap rangsangan mekanik.
"Kami telah menemukan bahwa tidur pada lalat sama dengan manusia. Ini tampak dari aktivitas tidur ringan dan tidur nyenyak," kata Alphen, dilansir laman Machines Like Us, Minggu (6/8).
Menurut Professor Bruno van Swinderen, dari Queensland Brain Institute di University of Queensland, dalam kondisi sadar seperti saat sedang belajar, beberapa sinyal listrik akan bergerak dari satu sel saraf ke saraf lainnya untuk diperkuat dan menjaga dari tidur. DetikCOM
"Sebaliknya, saat sedang dalam kondisi tidur, semua sel saraf akan melemah dan mengurangi energinya," kata Swinderen.
Tim peneliti juga menemukan jika lalat melakukan aktivitas yang tinggi pada siang hari, maka lalat akan membutuh tidur pada malam hari.
"Ini menunjukkan lalat juga memiliki sistem pelemahan saraf untuk membuatnya tidur setelah melakukan aktivitas yang tinggi," ujar Swinderen.
Baca Juga : SahamDomino.com Agen Judi Domino Online Terpercaya Untuk Anda

Segera Daftarkan Diri Anda Dan Dapatkan Bonus Referral Terbesar 20% Seumur Hidup Dan Bonus TO Terbesar 0,5% Dibagikan Setiap Hari
Website : www.sahamdomino.com
* BBM : 7B7EADE4
* No.Telp : +85511432089
* YM : sahamdomino@yahoo.com
* Wechat : saham_domino
* Skype : saham.domino
* Facebook : saham.domino






No comments:
Post a Comment